Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Risiko Makan Pepaya Mentah Saat Hamil

Bisakah Anda Minum Jus Pepaya saat hamil? Tidak, dianjurkan untuk menghindari konsumsi jus pepaya yang tersedia secara komersial. Salah satu manfaat utama pepaya adalah kaya akan serat. Mengubahnya menjadi jus meniadakan manfaat ini. 

IMAGES
Gambar: mymilk.com

Selain itu, jus pepaya yang tersedia dalam kemasan tetra mungkin mengandung konsentrat pepaya. Persentase kandungan lateks atau papain relatif lebih tinggi dalam jus tersebut. Karena itu, lebih baik memilih jus buatan sendiri, jika Anda menginginkannya. Pengawet dan gula tambahan dapat mengurangi khasiatnya yang bermanfaat. Mengkonsumsi segar matang dan dalam jumlah kecil.

Pepaya mentahlah yang mengandung kandungan lateks yang tinggi. Makan pepaya mentah selama kehamilan dapat memiliki efek berbahaya pada kehamilan Anda. Ketika sistem kekebalan melemah, wanita menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan alergi saat mereka hamil.

  • Alergi lateks dapat disebabkan oleh lateks dalam pepaya, dan berakibat fatal.
  • Wanita dengan riwayat masalah kesuburan dan keguguran sebelumnya harus menghindari pepaya. 
  • Studi menunjukkan bahwa pepaya yang mentah juga mempengaruhi perkembangan janin.
  • Pepaya mentah menyebabkan aborsi. Pepaya yang tidak matang mengandung enzim berbahaya yang terkonsentrasi, yang dapat menyebabkan keguguran dan pendarahan.
  • Anda harus menghindari menelan biji dan daun pepaya, karena dapat membahayakan janin. Saat membelinya, cobalah untuk memilih pepaya yang agak kehijauan yang bisa dimatangkan di rumah.
  • Pepaya dengan bintik hitam atau memar harus dihindari.
  • Pilihan terbaik adalah pepaya matang, yang berwarna oranye-kuning dan lembut untuk disentuh.
  • Pepaya adalah buah yang terjangkau dan mudah didapat. Sangat mudah untuk menanam pepaya organik di kompleks Anda dan menikmatinya.

Mengkonsumsi pepaya matang dalam jumlah kecil bermanfaat bagi wanita hamil. Telah ditetapkan bahwa wanita hamil bisa makan pepaya, asalkan sudah matang. Ini adalah mitos umum di India bahwa pepaya menyebabkan keguguran, tetapi ini belum terbukti secara ilmiah. 

Faktanya, pepaya matang dikemas dengan nutrisi yang dibutuhkan untuk bayi yang belum lahir menjadikan buah ini sebagai tambahan yang bagus untuk diet kehamilan. Buah ini juga membantu menyembuhkan penyakit kehamilan umum seperti mulas dan sembelit. Seorang wanita hamil bisa mendapatkan keuntungan dari konsumsi pepaya matang dalam jumlah sedang.

Banyak wanita bertanya – apakah aman makan pepaya matang setelah melahirkan?

Ya, pepaya adalah sumber yang kaya akan vitamin dan mineral penting. Konsumsi pepaya hijau memiliki potensi untuk meningkatkan produksi hormon oksitosin dalam tubuh, dan karenanya, meningkatkan aliran ASI. Dengan demikian, bermanfaat bagi ibu menyusui. Tambahkan pepaya ke dalam diet pascakelahiran Anda untuk menyusui bayi Anda dan menjalin ikatan dengannya sepuas hati Anda. 

Pernah bertanya-tanya, bisakah pepaya menghentikan kehamilan? Jawabannya, sekali lagi, bisa. Pepaya dengan efek hormonalnya dapat bertindak sebagai cara kontrasepsi alami, tetapi dengan tingkat kepastian yang lebih rendah dibandingkan dengan metode kontrasepsi lainnya.

Karena konsumsi pepaya matang atau mentah adalah topik yang kontroversial, kebanyakan wanita memilih untuk menghindari pepaya sepenuhnya selama kehamilan. Namun, dapat dikonsumsi dalam jumlah kecil, asalkan tidak ada riwayat komplikasi kehamilan tanpa khawatir akan efek buruk pada bayi. Padahal, nutrisi dalam pepaya membantu perkembangan bayi.

Powered By NagaNews.Net